FKep Melaksanakan Workshop Clinical Instructure Keperawatan Jiwa

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Kota Banda Aceh mengadakan workhsop clinical instructure keperawatan jiwa, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 26 – 27 Oktober 2016. Peserta dari kegiatan ini yaitu Clinical Instructure Keperawatan Jiwa dari Fakultas Keperawatan Unsyiah, Staf Pengajar dari Institusi Pendidikan Keperawatan se-Aceh, Clinical Instructure dari BLUD RS Jiwa Aceh dan Clinical Instructure dari Puskesmas se-Aceh.

Pembukaan acara Oleh Dekan Dr. Hajjul Kamil, S.Kp., M.Kep di Aula Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Workshop berlangsung dengan metode ceramah, diskusi dan praktik lapangan di BLUD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh, mencakup bahan kajian dan kompetensi yang ingin dicapai. Pemateri yang mengisi acara Ns. Syarifah Rauzatul Jannah, MNS., Ph.D, Ns. Hasmila Sari, M.Kep.,Sp.Kep J,  Ns. Aiyub, M.Sc (Dosen Fakultas Keperawatan Unsyiah) dan Ns.Hasniah, M.Kep.,Sp.Kep J (Dosen Politeknik Kesehatan Akademi Keperawatan Banda Aceh)

Hari kedua, para peserta langsung terjun ke Rumah Sakit Jiwa Aceh. Clinical Instructure merupakan salah satu elemen penting dalam keberhasilan pendidikan keperawatan dimana peran utamanya mendidik individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya. Peran ini berupa penyuluhan kepada klien maupun bentuk desiminasi ilmu kepada peserta didik keperawatan. Peran pendidik merupakan salah satu unsur utama dalam mengembangkan pendidikan keperawatan guna mencapai tingkat pengetahuan yan lebih baik.

Peran setiap Clinical Instructurer dapat mengembangkan kemampuan, memperkaya pengetahuan, mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualifikasi teknik dan profesi yang telah dimilikinya, memperoleh cara-cara baru serta merubah sikap dan perilakunya. Mendidik dapat berlangsung kapan saja, sepanjang hidup setelah matang atau dewasa, mandiri dan independen. Tidak terikat pada ruang tertentu dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan. Proses belajar berfungsi sebagai alat dan sebagai pembaharuan hidup.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatnya pemahaman dan pengetahuan Clinical Instructure Keperawatan Jiwa terkait bimbingan mahasiswa di klinik dan komunitas serta meningkatkan kemampuan Clinical Instructure Keperawatan Jiwa dalam melakukan bimbingan (kemampuan secara kognitif, afektif dan psikomotor).